• 13 - 15 September 2019
  • Jakarta Convention Center

Sepanjang 2018 Pertumbuhan Bisnis Waralaba Capai Rp 150 Triliun, Tahun Ini Bisa Naik 5 Persen

Ada tiga sektor yang diyakini bisa tumbuh pesat tahun ini, yakni kuliner (food & beverages), jasa, dan ritel.

Levita menyebut sektor kuliner mendominasi bisnis waralaba di Indonesia.

Pertumbuhan bisnis waralaba di Tanah Air tahun ini diproyeksi lebih baik dibandingkan realisasi tahun lalu.

Levita Ginting Supit, Ketua Umum Perhimpunan Waralaba dan Lisensi Indonesia (WALI), mengatakan, sepanjang tahun 2018, pertumbuhan bisnis waralaba mencapai tiga persen dengan total omzet mencapai Rp 150 triliun.

Pada tahun 2019 ini, bisnis yang melibatkan pihak kedua (mitra) ini diproyeksikan tumbuh sebesar lima persen.

"Tahun ini diharapkan bisa lebih tinggi karena tahun politik sudah selesai dan fasilitas infrastruktur juga sudah lebih baik," kata Levita.

Levita mengatakan, waktu masih masa pemilu kemarin memang beberapa pelaku usaha dan investor menunda mau bikin keputusan bisnis, kondisi ekonomi juga lagi slow down.

Ada tiga sektor yang diyakini bisa tumbuh pesat tahun ini, yakni kuliner (food & beverages), jasa, dan ritel.

Levita menyebut sektor kuliner mendominasi bisnis waralaba di Indonesia.

Prosentasenya mencapai 40 persen dari total jumlah merek waralaba yang beredar.

https://wartakota.tribunnews.com/2019/09/06/sepanjang-2018-pertumbuhan-bisnis-waralaba-capai-rp-150-triliun-tahun-ini-bisa-naik-5-persen